Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang sering terjadi di negara Indonesia hal ini di sebabkan oleh letak indonesia yang berada pada 3 lempeng besar yang telah dibahas pada bab sebelumnya. Akibat dari letak Indonesia tersebut maka daerah di sepanjang ring of fire dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Banda dan Maluku rawan terhadap bencana alam. Bencana alam gempa bumi yaitu peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi dari dalam perut bumi secara tiba-tiba sehingga menciptakan gelombang seismik, yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Gempa bumi sendiri dapat terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan tersebut terlalu besar untuk dapat ditahan. Penyebab terjadinya gempa bumi menurut penyebabnya ada empat yaitu gempa vulkanik, gempa runtuhan, gempa buatan dan gempa tektonik. Gempa bumi vulkanik ini disebabkan oleh letusan gunung berapi akibat dari pergerakan secara terus menerus dari magma dan cairan yang bersifat hidrotermal di bawah gunung berapi sehinga menyebabkan perubahan suhu dan suhu tersebut menjadi naik yang mengakibatkan aktivitas pada gunung berapi meningkat. Gempa runtuhan tersebut bukan berasal dari runtuhnya goa-goa raksasa yang terdapat di dalam bumi tetapi berasal dari bawah tanah, penggalian kapur dan sejenisnya dan gempa ini biasanya getarannya sangat kecil.
Gempa buatan juga bisa menyebabkan terjadinya gempa bumi misalnya pada percobaan nuklir yang getaran bisa menyebabkan terjadinya gempa bumi dan gelombang yang dihasilkan dapat menjalar di dalam bumi sehingga dapat terekam oleh seismograph. Gempa tektonik disebabkan oleh pergeseran lempeng-lempeng tektonik yang ada di lapisan kerak bumi. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan dan paling sering terjadi di Indonesia. Akibat dari gempa bumi tersebut yaitu bangunan-bangunan roboh, kebakaran, jatuhnya korban jiwa, jalan menjadi putus, tanah longsor akibat yang ditimbulkan oleh guncangan gempa bumi, banjir akibat rusaknya tanggul, tsunami akibat gelombang besar yang terjadi di laut. Agar bencana gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia tersebut dapat di kurangi dampaknya maka pemerintah harus melakukan mitigasi bencana gempa bumi. Mitigasi bencana gempa bumi merupakan langkah-langkah untuk mengurangi dampak buruk bencana sebelum bahaya tersebut terjadi, langkah- langkah tersebut yaitu pemetaan, relokasi permukiman penduduk, prediksi gempa bumi, kontruksi tahan gempa, pembuatan jalur dan rambu evakuasi, penyiapan alat untuk mitigasi, pembentukan satuan tugas. Apabila bencana gempa bumi tersebut datang secara tiba-tiba dan belum di mitigasi sebelumnya maka pada saat terjadi gempa bumi tersebut harus melakukan hal-hal sebagai berikut yaitu apabila di dalam ruangan masuk kedalam bawah meja, menggunakan tangga darurat apabila sedang di gedung bertingkat, apabila berada di luar ruangan cari tanah lapang, meminggirkan mobil di pinggir jalan apabila berada di dalam mobil dan segera keluar dari mobil, menjauhi pantai dan mencari daerah yang aman apabila sedang berada di pantai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar